Sunday, 19 March 2017

Belajarlah Bertamu Dengan Sopan

Sekitar seminggu yang lalu pada tanggal 11 Maret 2017, aku berlatih bertamu ke kerabat ibu ku yang  tidak kukenal secara dekat, melainkan hanya sebatas tahu. Langsung saja ke ceritanya yukk...

Aku bersekolah di Semi Palar, Bandung kelas dua SMP. Pada bulan april nanti, kami akan mengadakan perjalanan besar ke Cirebon dan Pekalongan. Maka untuk mempersiapkan perjalanan tersebut, kami pun belajar bertamu kepada kerabat yang jarang kita temui dan aku memilih tante Lilik, seorang Fisioterapis, di sebuah apotek di Bandung.

Aku pergi ke rumahnya dengan menaiki angkot, ternyata rumahnya terletak jauh dan menanjak dari jalan utamanya, yaitu Jl. A.H. Nasution. Sesampainya di rumah tante Lilik, saya langsung memberi salam kepada pembantunya dan memastikan apakah benar ini rumahnya Bu Lilik, lalu setelah seorang laki-laki bertubuh tinggi membukakan pagar untukku, aku langsung ingat bahwa itu adalah anak dari tante Lilik, yang pernah diceritakan oleh ibuku. Setelah itu aku langsung menuju ke tempat tante Lilik berada, yaitu di lantai tiga rumahnya itu. Setelah itu aku langsung bersalaman dengannya, dan ia pun mengajakku turun kembali kebawah. Sesampainya aku di bawah aku diajak mengobrol terlebih dahulu dengan anaknya itu yang ternyata bernama Cristo, selagi tante Lilik menyuguhi aku dengan teh manisbuatannya. Setelah itu aku disuguhi juga dengan wafer, setelah aku sempat  menolak wafer tersebut karena merasa disuguhi banyak hal, tante Lilik memaksaku untuk memakan wafer itu, aku pun mengambil satu. Setelah  itu aku mengobrol bersama tante Lilik dan anaknya, Cristo mulai dari tentang rumah, hobi, dan sekolah. Akan tetapi saat mengobrol bersama tante Lilik aku lebih banyak mengobrol tentang sekolah, mulai dari dimana, naik apa, kapan review, sampai mengobrol tentang program yang sedang dilakukan disana, salah satunya tentang perjalanan besar.
Setelah itu akhirnya jam menunjukkan sudah hampir pukul 10.45, maka bergegaslah aku berpamitan lalu pulang, setelah aku diantarkan ke depan oleh anaknya.

Sekian pengalaman bertamu dari saya, sampai jumpa di tulisanku berikuutnya.

No comments:

Post a Comment